Festival Literasi Yasporbi (FLY) kembali hadir di SD Yasporbi III dengan tema “Literasi Keuangan – Navigasi Generasi Cerdas” yang berlangsung dari tanggal 9 hingga 17 Mei 2025. Rangkaian kegiatan seru dan edukatif ini bertujuan memperkaya wawasan siswa tentang pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini serta menumbuhkan kecintaan terhadap literasi secara menyeluruh.

Pada hari pembukaan, siswa SD Yasporbi III berkesempatan belajar bersama tim Bank DKI untuk memahami bagaimana menggunakan uang dengan bijak. Kegiatan dilanjutkan dengan workshop dan permainan seru dari Pokemon TCG Academia Indonesia, yang semakin menghidupkan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Di hari yang sama, para guru mengikuti workshop internal bertema Membuat Cerita Pendek Fiksi sebagai upaya meningkatkan kualitas pengajaran literasi di sekolah. Selain itu, kehadiran Mobil Perpustakaan Keliling Jakarta Selatan mendapat sambutan antusias dari siswa yang memilih dan membaca buku-buku menarik, kemudian menceritakan kembali isi bacaan mereka dengan penuh semangat. Hal ini mengukuhkan bahwa literasi bukan sekadar membaca, melainkan menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan belajar sejak dini.

Siswa kelas 1 hingga 3 mengikuti Workshop Gambar Bercerita yang dipandu oleh guru masing-masing. Dalam workshop ini, mereka menuangkan pengalaman dan imajinasi tentang menabung melalui gambar dan cerita singkat, yang nantinya akan dibukukan sebagai kenangan manis dari FLY 2025. Sementara siswa kelas 4 dan 5 mengikuti workshop literasi digital, belajar menulis kreatif dan menyampaikan gagasan secara digital memperkuat kemampuan komunikasi dan literasi digital mereka. Puncak dari Festival Literasi Yasporbi tahun ini adalah Profession Day, di mana siswa mendapat kesempatan belajar langsung dari para profesional inspiratif. Mulai dari Seniman Musik Beonjaz yang mengajak kelas 1-3 mengenal alat musik dan tampil bersama, hingga Cake Decorator & Pastry Chef yang membimbing kelas 2 dan 3 membuat croissant lezat.

Tak kalah menarik, siswa kelas 4 dan 5 bertemu dengan Pasukan Gegana yang mengenalkan keahlian penjinakan bom, penanganan terorisme, serta aspek kimia, biologi, dan radioaktif, mengajarkan keberanian, ketelitian, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas negara. Siswa kelas 1 mendapat wawasan seru dari Geophysicist mengenai struktur tanah dan batuan, sementara kelas 5 mendapatkan inspirasi dari kakak-kakak Women in Geothermal (WING), membuka pandangan mereka tentang profesi di bidang energi dan lingkungan. Dalam kesempatan ini, siswa kelas 2 juga belajar literasi keuangan dengan praktik langsung menghias cupcake serta menghitung modal dan keuntungan dari penjualan hasil karya mereka. Ini membuktikan bahwa literasi keuangan tidak hanya teori, tapi juga pengalaman nyata yang menyenangkan.

Rangkaian kegiatan ini bukan hanya menyentuh ranah akademik, tetapi juga memperkaya pengalaman hidup siswa. Hal ini juga dirasakan langsung oleh para orang tua, seperti yang disampaikan oleh Bu Helen, orang tua siswa SD Yasporbi III “Program Festival Literasi yang diadakan setiap tahun menurut saya sangat membantu anak-anak, terutama dalam mengembangkan keterampilan menulis. Mereka tidak hanya dipaparkan teori, tapi juga praktik menulis bebas dan menggambarkan ide. Sampai di rumah, anak-anak saya sangat excited, terutama saat kedatangan tim Gegana di sesi Profession Day. Sabtu (17/5) lalu saya juga mengikuti seminar parenting, yang bagi saya seperti vitamin untuk semangat mendampingi anak belajar. Terima kasih SD Yasporbi, karena selalu memberikan pengalaman menyenangkan bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga bagi kami orang tua.”

Kegiatan parenting seminar yang menjadi bagian dari FLY 2025 juga mendapat respons positif dari mitra kolaborator. Dr. Yovan P. Putra, M.Psi., dari TML (The Mind Lab), menyampaikan kesannya “Berpartisipasi dalam Festival Literasi Yasporbi 2025 adalah pengalaman yang sangat berkesan bagi kami di TML. Sesi seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi, didukung fasilitas yang nyaman dan tim Yasporbi yang sangat ramah dan kolaboratif. Orang tua menunjukkan semangat belajar luar biasa, dengan banyaknya pertanyaan reflektif yang mereka ajukan. Siswa pun tampil percaya diri dan aktif berkontribusi. Suasana yang hangat dan penuh semangat ini benar-benar mencerminkan budaya belajar yang sehat dan berdaya.”

Festival Literasi Yasporbi 2025 bukan hanya ajang membaca dan menulis, melainkan juga literasi kehidupan yang membuka wawasan dan mimpi besar bagi generasi muda Yasporbi. Semoga semangat belajar dan inspirasi yang didapatkan selama festival dapat terus membimbing anak-anak menjadi generasi cerdas, kreatif, dan penuh semangat.

