News Flash Education
Home Article SEMPAT TERKUBUR KARENA PANDEMI, PEMBIASAAN ITU TERLIHAT KEMBALI

SEMPAT TERKUBUR KARENA PANDEMI, PEMBIASAAN ITU TERLIHAT KEMBALI

April 27, 2022 0 comment

Jakarta, SMP Yasporbi II, Pandemi sudah terdengar di lingkungan Pendidikan sejak Maret 2020, artinya satuan Pendidikan mau tidak mau melaksanakan pembelajaran jarak jauh pada  saat itu. Bukan hanya pembelajaran yang dilakukan secara daring, namun program pembiasaan yang harus diikuti  siswa juga harus dilaksanakan  di rumah. Lalu bagaimana guru bisa mengontrol pembiasaan tersebut? Yup, hanya melalui laporan foto yang siswa kirimkan.

Selama dua tahun terakhir ada sesuatu yang hilang. salah satunya mengenai program pembiasaan yang harus diikuti oleh peserta didik. Arti hilang di sini bukan tidak ada. Melainkan hilang dalam tatapan para pengajar untuk bisa mengontrol pembiasaan baik yang dilakukan oleh peserta didik serta hilangnya ruh atau semangat dari pembiasaan baik tersebut.

Di tahun 2022 ini pemerintah memberikan kelonggaran kepada satuan Pendidikan untuk menyelenggarakan PTM 100%. Termasuk SMP Yasporbi 2 di dalamnya. PTM 100% memberikan kami kesempatan untuk menemukan sesuatu yang hilang dari pandangan kami.

Ramadhan kali ini terasa sangat berbeda. Kehadiran peserta didik membuat ruh dan semangat untuk melakukan pembiasaan baik, hadir Kembali. Ini adalah sesuatu yang kami rindukan.

Peserta didik terlihat sangat semangat mengikuti sholat dhuha setiap pagi. Pembiasaan sholat dhuha ini dilakukan setelah apel pagi. Durasi waktu yang diberikan adalah selama 10 menit. Saat sholat dhuha terlihat sekali peserta didik sangat gembira memanfaatkan waktu dengan baik, mereka banyak yang mengambil momen ini untuk sholat paling tidak 2-4 rokaat setelah itu Kembali ke kelas masing-masing untuk pembiasaan berikutnya.

Setelah sholat dhuha peserta didik Kembali ke kelas untuk melakukan tadarus Bersama. Tadarus ini dipimpin oleh wali kelas ataupun bisa juga wali kelas memilih pemimpin tadarus dari peserta didik di kelasnya. Hal ini menjadi peluang baik bagi peserta didik untuk belajar bersama terkait hapalan dan tajwid Al-Quran.

Setiap siang, peserta didik juga mendapatkan giliran untuk adzan zuhur. Pembiasaan ini melatih peserta didik untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah, juga melatih diri untuk percaya diri dan berani.

Yang lebih menggembirakan lagi Ramadhan kali ini kami Kembali menyelenggarakan Baksos Ramadhan secara langsung. Seperti tahun-tahun sebelum pandemi, kegiatan ini rutin kami selenggarakan.  Baksos Ramadhan akan diberikan kepada yang berhak, yaitu fakir dan miskin yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

Itulah pembiasaan kami yang sempat terkubur karena pandemi. Kini SMP Yasporbi 2 kembali melakukan pembiasaan baik di bulan Ramadhan. Semoga di Ramadhan berikutnya kami bisa terus melakukan pembiasaan baik.

You may also like

Leave a Comment