News Flash Education
Home Berita SEMINAR PUBERTAS KEPUTRIAN (ANTI PUBERTY PANIC CLASS)

SEMINAR PUBERTAS KEPUTRIAN (ANTI PUBERTY PANIC CLASS)

September 13, 2020 0 comment

Jakarta, SMP Yasporbi I, Dalam masa pubertas, baik remaja perempuan ataupun laki-laki akan merasakan perubahan secara fisik pada dirinya. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan hormon pada remaja dimasa pubertas. Selain kaum remaja, para orang tua juga harus memahami tanda-tanda pubertas pada remaja dan perlu membantu para remaja menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam memutuskan pilihan yang mereka pilih karena menyangkut dengan tubuh mereka sehingga dapat terhindar dari pergaulan yang berdampak negatif.

Jumat, 4 September 2020 SMP Yasporbi I berkesempatan mendapatkan seminar pubertas dalam kegiatan keputrian dengan tema Anti Puberty Panic Class yang disponsori oleh Gillete Indonesia, kegiatan ini khusus perempuan dengan bertujuan mensosialisasikan, mengedukasi serta konseling bagi siswi SMP Yasporbi I dimana masa pubertas merupakan bagian alamiah dalam hidup dan tidak perlu panic menghadapinya. Acara ini dibimbing langsung oleh sponsor dan guru-guru perempuan dimana isi acara ada sesi konseling antar perempuan dan sharing pengalaman secara diskusi tertutup, kegiatan dimulai pukul 11.30 dan selesai pukul 13.00 WIB.

Pemateri Seminar
(Sumber : Ilham Tachril)
Materi Seminar
(Sumber : Ilham Tachril)

Diawali pembukaan oleh Kepala SMP Yasporbi I Ibu Novia Setyawati,S.Pd dan pemberian materi dari pihak Gillete Indonesia serta ada games interaktif. Walaupun seminar ini dilaksanakan secara daring via Zoom, peserta yang didominasi siswi SMP Yasporbi I sangat antusias dan proaktif dalam kegiatan tersebut baik dari bertanya, berdiskusi dan berbagi cerita mengenai pubertas serta peserta berkesempatan menjawab kuis yang diadakan pihak sponsor dengan hadiah saldo elektronik. Kegiatan keputrian ini merupakan bagian dari program sekolah yang dilakukan untuk mengisi waktu siswi SMP Yasporbi I ditengah pandemic yang dimana Kegiatan Belajar Mengajar dilakukan secara daring, sehingga perlu adanya konseling khusus untuk mendengar, memahami dan mengetahui kondisi siswi pada saat situasi seperti ini.

Ke depan, program-program sekolah SMP Yasporbi I akan terus menyesuaikan perkembangan situasi dan kondisi saat ini agar siswa happy dan tidak jenuh dalam belajar serta orang tua tidak risau dan ragu dengan kegiatan yang ada di sekolah walaupun dalam sistem daring. Fleksibilitas kurikulum yang dapat menyesuaikan kondisi, merupakan prinsip yang dipegang oleh SMP Yasporbi I tanpa mengurangi  visi dan misi Sekolah Yasporbi. Sehingga SMP Yasporbi I tetap menjadi pilihan yang tepat dalam melanjutkan Pendidikan Dasar ke Pendidikan Menengah Pertama di Indonesia. (IT)

You may also like

Leave a Comment