Home Berita Mencari Rahmat dan Ilmu di tengah Covid-19 (Pengajian keluarga besar Yasporbi)

Mencari Rahmat dan Ilmu di tengah Covid-19 (Pengajian keluarga besar Yasporbi)

May 6, 2020 0 comment

Jakarta, Manajemen Yasporbi. Penetapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 3 minggu lebih pada Provinsi DKI Jakarta tidak menjadi penghalang keluarga besar Yasporbi untuk mencari keberkahan dan pahala pada bulan Ramadan. Keluarga besar Yasporbi mengadakan kegiatan pengajian online, Jumat (1/5). Tujuan dari kegiatan ini selain untuk ibadah adalah sebagai pengerat silaturahim yang harus dijalankan walaupun dengan keterbatasan jarak.

Pengajian online ini dilakukan melalui daring digital dengan menggunakan aplikasi telekonferensi zoom cloud meeting. Dengan mengangkat tema “Melaksanakan Ibadah Ramadan dalam Wabah Covid-19”, para peserta pengajian yang diikuti oleh dewan Pembina, dewan pengawas, pengurus yayasan, guru hingga karyawan menyimak dengan sesama materi tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Syahroni Mardani, Lc

Pada Pengajian ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Budiyono selaku ketua Pengurus Yayasan Yasporbi dan Bapak Hari Sugeng selaku pengawas Yayasan Yasporbi. Kemudian dilanjutkan dengan lantunan surat Al-Baqarah ayat 183-184 yang dilantunkan oleh Bapak. Moch. Yunus dengan Saritilawah Ibu Nur Lailatul Jamilah.

“Ramadan tahun ini kita sedang dicemaskan dengan adanya pandemi Covid-19, tetapi Kita harus selalu berkhusnuzon kepada Allah SWT. Karena pasti selalu ada hikmah dan kebaikan dibalik musibah besar seperti ini.” Ujar Ustadz Syahroni Mardani, Lc dalam tausiyahnya.

Beliau menuturkan, seluruh dunia sedang mengalami musibah kesehatan yang sangat serius. Pemerintah telah menyampaikan telah bahwa situasi ini sangat berat ditambah dengan adanya kebutuhan bulan Ramadan yang setiap orang memiliki keinginan untuk beribadah seperti Ramadan biasanya. Namunsebagai insan yang diberikan akal, kita tentu tidak dapat memaksakan keinginan kita untuk beribadah seperti biasanya di masjid ujarnya.

Ustadz Syahroni juga berpesan bahwa kita harus selalu menjaga kualitas ibadah walau dalam kondisi seperti ini. Kondisi seperti ini merupakan tantangan bagi seluruh umat Islam yang sedang diberikan oleh Allah SWT agar makhluknya bisa menjadi lebih baik lagi atau naik kelas tuturnya. Ibadah dirumah menjadi salah satu pilihan yang terbaik untuk saat ini dengan keluarga inti sehingga akan mempererat kualitas hubungan dengan keluarga.

Inti dari tausiyah Ustadz Syahroni yang pertama adalah kita harus selalu ridho dan khusnuzon dengan segala kesulitan yang diberikan oleh Allah SWT pasti ada jalan kemudahan. Kedua kita harus selalu menyesuaikan diri dan dinamis berupaya untuk selalu berinovasi agar menjadi lebih baik, dan ketiga adalah sesungguhnya segala kesulitan yang kita dapatkan tidak sebanding dengan nikmat yang telah kita terima. (AL)

You may also like

Leave a Comment