News Flash Education
Home Berita BELAJAR DARI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA

BELAJAR DARI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA

August 23, 2021 0 comment

Jakarta, TK Yasporbi I, Indonesia berada diurutan ke dua yang memiliki Bahasa terbanyak sedunia menurut goodnewsfromindonesia.id. Artinya begitu beragamnya Indonesia, baik dari segi Bahasa dan juga suku bangsa. Banyaknya pulau dan keanekaragaman budaya menjadi ciri khas bagi Indonesia yang dikuatkan oleh semboyan Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda – beda namun tetap satu yaitu Indonesia.

Begitu juga di sekolah Taman Kanak – Kanak Yasporbi I Pancoran, banyak siswa berasal dari suku yang berbeda seperti yang kita lihat bersama di lomba video kreatif mengajar dengan topik kebinekaan yang diadakan oleh Kemdikbud.go.id. Di video tersebut terlihat antusias siswa ketika Ms. Desty menanyakan asal usul anak – anak. Ada yang menjawab aku dari Medan Miss, aku dari Yogya, dll. Ms. Desty pun memakai baju daerah Jawa ketika menyampaikan pembelajaran mengenai kebhinekaan hari itu dengan tujuan menunjukan salah satu baju daerah bangsa Indonesia kepada siswa siswi.

Penjelasan arti kebhinekaan kepada murid TK Yasporbi I

Meskipun siswa siswi TK Yasporbi I Pancoran berasal dari berbagai suku bangsa dan agama namun tetap belajar bersama, bermain bersama dan  tetap saling menghormati satu sama lain. Artinya berbeda bukan lah suatu hal yang harus dijadikan pemisah justru kami menjadi kaya akan perbedaan yang ada dengan saling mempelajari satu sama lain dan saling menghargai.

TK Yasporbi I juga mengusung program – program kebinekaan seperti event country project atau province project dimana siswa siswi mempelajari salah satu ragam budaya Indonesia, misalkan province project Yogyakarta. Siswa siswi mempelajari semua ragam budaya Yogyakarta seperti letak posisinya, daerah wisatanya dan bahasanya di kelas. Kemudian siswa siswi juga memperagakan lagu daerah dan tarian daerah Yogyakart dalam suatu event kegiatan khusus presentasi daerah Yogyakarta, sehingga pembelajaran kebinekaan tersebut dikemas secara holistic integrative.

Jadi, beragam perbedaan merupakan kekayaan kan?

(Penulis: Dieni Savitri)

You may also like

Leave a Comment