Yasporbians Goes to Village SMP Yasporbi I: Menyatu dengan Alam dan Masyarakat Desa Cisaat

Jakarta, SMP Yasporbi I, Pada tanggal 15-16 Mei 2024, siswa-siswi kelas 9 SMP Yasporbi I kembali menunjukkan semangat belajar di luar kelas melalui kegiatan “Yasporbians Goes to Village”. Bertempat di Desa Cisaat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kegiatan ini memberikan kesempatan berharga bagi para pelajar untuk merasakan langsung kehidupan desa yang penuh dengan kearifan lokal.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar peserta didik dapat membaur dengan masyarakat desa, memahami dan ikut serta dalam berbagai aktivitas sehari-hari masyarakat Desa Cisaat. Tidak hanya sekadar berkunjung, siswa-siswi ini diharapkan mampu menyerap nilai-nilai kehidupan desa dan mengaplikasikannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Yasporbians bersemangat Untuk Belajar Membuat Keripik Pisang Bersama UMKM Setempat
Memberikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Sebagai Bagian Dari Bakti Sosial.

Selama dua hari, peserta didik terlibat dalam berbagai kegiatan yang sarat dengan nilai budaya dan kerja keras. Mereka diajak untuk mengenal lebih dalam tentang seni tradisional desa seperti kesenian sisingaan yang menjadi kebanggaan masyarakat Subang. Kesenian ini melibatkan permainan musik dan tarian yang mengandung banyak pesan moral dan semangat kebersamaan. Selain itu, siswa-siswi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam bidang pertanian. Mereka belajar menanam padi, yang merupakan salah satu kegiatan utama masyarakat agraris. Tidak hanya menanam, mereka juga merasakan proses memanen nanas dan cabai, dua komoditas unggulan Desa Cisaat. Aktivitas ini memberi gambaran jelas tentang bagaimana perjuangan para petani dalam menghasilkan bahan pangan yang kita konsumsi sehari-hari.

Tak kalah menarik adalah kegiatan beternak domba. Siswa-siswi diajarkan cara merawat domba, mulai dari pemberian pakan hingga menjaga kesehatan hewan ternak. Melalui kegiatan ini, mereka belajar tentang pentingnya ketekunan dan tanggung jawab. Proses mengolah hasil panen menjadi tahap terakhir yang tak kalah penting. Para siswa diberi kesempatan untuk melihat dan mencoba langsung bagaimana nanas dan cabai diolah menjadi produk yang siap jual. Kegiatan ini mengajarkan tentang nilai tambah dari sebuah produk dan pentingnya inovasi dalam usaha pertanian.

Melalui “Yasporbians Goes to Village”, diharapkan peserta didik dapat menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam diri mereka. Nilai-nilai seperti gotong royong, kemandirian, rasa ingin tahu, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dari pembelajaran ini. Pengalaman yang sangat berharga ini juga dirasakan oleh salah satu siswa, yaitu Muhammad Ghifari Khawarizmi, yang merupakan anak dari Bapak Yufrizal, Kepala Divisi Implementasi KEKDA KPwBI Provinsi DKI Jakarta. Ia menyampaikan “Seru sekali kegiatan yasporbian goes to village ini, saya mendapatkan ilmu baru dan experience yang tidak bisa didapatkan dimanapun, saya juga senang sekali karena saya bisa
menghabiskan waktu dengan teman teman saya dan berbaur dengan penduduk di desa”. Dengan merasakan langsung kehidupan di desa, siswa-siswi YASPORBI diharapkan mampu memahami dan menghargai kerja keras serta kearifan lokal masyarakat desa.

Kegiatan ini bukan hanya memberikan pengalaman baru bagi para siswa, tetapi juga memperkuat hubungan antara sekolah dengan masyarakat Desa Cisaat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk membangun generasi muda yang berkarakter dan peduli terhadap lingkungannya.